Filsafat Islam Bukan Musuh Teologi Islam

Penulis: Akhmad FawziEditor: Ayu Lestari Filsafat itu haram untuk dipelajari! Filsafat itu produk Barat untuk menghancurkan internal umat Islam! Filsafat merusak akidah! Filsafat dapat menyesatkan umat dari jalan yang lurus! (Pandangan Teolog) Filsafat Islam Vis A Vis Teologi Islam: Beragam Pandangan Penilaian sepihak oleh para teolog terhadap filsafat Islam seperti yang digambarkan di atas mendorong […]

Read More

Dimensi Sufistik Pemikiran Nurcholish Madjid

Penulis: Muhammad Ihza FazrianEditor: Wa Ode Zainab Zilullah Nurcholish Madjid atau akrab disapa Cak Nur merupakan intelektual muslim asal Indonesia. Ia dilahirkan di Jombang pada tahun 17 Maret 1939 dan wafat pada 29 Agustus 2005 silam. Ia mengenyam pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo. Setelah itu, di jurusan Sastra Arab di IAIN Syarif Hidayatullah, […]

Read More

Haram/Halal Musik Menurut Filsafat

Penulis: Adhimas Alifian YuwonoEditor: Murteza Asyathri Beberapa waktu yang lalu ramai di media sosial tentang seorang pendakwah yang membahas masalah musik. Pendakwah tersebut mengatakan bahwa ada salah satu surat dalam kitab suci yang secara implisit mengartikan tentang musik. Hal tersebut menimbulkan kontroversi di kalangan pendakwah yang lain, yang tentunya tidak setuju akan pernyataan itu, mereka […]

Read More

Filsafat Islam Bukan Musuh Teologi Islam

Penulis: Akhmad FawziEditor: Ayu Lestari Filsafat itu haram untuk dipelajari! Filsafat itu produk Barat untuk menghancurkan internal umat Islam! Filsafat merusak akidah! Filsafat dapat menyesatkan umat dari jalan yang lurus! (Pandangan Teolog) Filsafat Islam Vis A Vis Teologi Islam: Beragam Pandangan Penilaian sepihak oleh para teolog terhadap filsafat Islam seperti yang digambarkan di atas mendorong […]

Haram/Halal Musik Menurut Filsafat

Penulis: Adhimas Alifian YuwonoEditor: Murteza Asyathri Beberapa waktu yang lalu ramai di media sosial tentang seorang pendakwah yang membahas masalah musik. Pendakwah tersebut mengatakan bahwa ada salah satu surat dalam kitab suci yang secara implisit mengartikan tentang musik. Hal tersebut menimbulkan kontroversi di kalangan pendakwah yang lain, yang tentunya tidak setuju akan pernyataan itu, mereka […]

Redefinisi Eksistensialisme

Penulis: Khodadad AziziEditor: Ayu Lestari Jika ditanyakan apa persisnya definisi filosofis dari eksistensialisme, mungkin banyak dari kita yang bingung, tidak tahu, atau menerka-nerka apa jawabannya. Karena memang, jawaban atas pertanyaan itu sangat langka, atau bahkan tidak tersedia di buku-buku bertuliskan “eksistensialisme” di sampulnya. Padahal, eksistensialisme sebagai salah satu corak dari filsafat adalah salah satu yang […]

Memahami Makna Kata Nur dalam Al-Quran: 

Kajian Semantik Toshihiko Izutsu Penulis: Shilvia Nisa QuraniEditor: Qonita al-Jufri Kita pasti sering menemukan kata nur dalam Al-Quran. Apa yang ada dipikiranpembaca ketika mendengar kata nur? Mungkin sebagian kita mengartikan kata nur adalah cahaya. Ternyata kata nur dalam Al-Quran maknanya lebih dalam dari sekadar cahaya lho. Untuk memahami makna kata nur dalam Al-Quran sendiri diperlukan alatbantu yakni ilmu semantik. Toshihiko Izutsu merupakan seorang profesor dari Tokyo yang terkenal luas karena kontribusinya dalam penerapan pendekatan semantiknya terhadap Al-Quran. Adapun semantik menurut Izutsu adalah analitik terhadap istilah-istilah kunci suatu bahasa dengan suatu pandangan yang akhirnya sampai pada pengertian konseptualweltanschauung atau pandangan dunia masyarakat yang menggunakan bahasa itu. Makna leksikal dan relasional merupakan salah satu konsep metodologi Toshihiko Izutsu dalam kajian semantiknya. Melalui metodologi ini Toshihiko Izutsu mampu memberikan wawasan yang lebih kaya dan komprehensif akan makna kata-kata yang terkandung dalam teks suci, yakni Al-Quran. Makna leksikal atau makna dasar adalah makna yang tetap melekat pada kata itu, walaupun kata itu diambil […]

Manusia: Serigala Atau Domba? (Refleksi Pemikiran Erich Fromm)

Penulis: Muhammad Hilmi Hafi R.Editor: Fitriah Zahra Banyak di kalangan kita yang meyakini bahwa manusia itu seperti layaknya domba. Namun, di sisi lain banyak juga yang meyakini bahwa manusia itu seperti layaknya serigala. Keduanya sama-sama mempunyai landasan. Yang berkeyakinan manusia adalah domba, membuktikan bahwa betapa manusia itu mudah dipengaruhi untuk taat kepada perintah. Walaupun perintah […]