alt-text

Kehendak Kuasa Dalam Hobbes dan Nietzsche

Di tahun 1650-an terbit sebuah karya berjudul De Cive dari seorang filsuf kenamaan Inggris Thomas Hobbes. Judul De Cive berarti “tentang warga negara” berisikan kajian filsafat politik Hobbes mengenai asal-usul tatanan kemasyarakatan. Dengan sebuah diktum fundamental homo homini lupus, yang merepresentasikan manusia layaknya serigala oportunis yang menjadi “lawan” bagi sesamanya. Traktat De Cive mula mula […]

alt-text

Sejarah Filsafat Barat Bagian 2 “Era Renaissance”

Dalam konteks ini, untuk melacak awal mula perkembangan pemikiran modern, kita bisa mundur kembali ke abad 14 hingga 17. Di waktu itu Eropa memasuki babak baru dalam bidang kebudayaan, politik, dan pendidikan. Era itu disebut sebagai Renaissance di Perancis, Enlightenment di Inggris, dan Aufklarung di Jerman dengan satu definisi “kelahiran kembali” bagi kemanusiaan Eropa. Setelah […]

alt-text

Pandangan Liberalisme Egalitarian

Konsep keadilan dalam liberalisme egalitarian (LE) berupaya menggabungkan nilai-nilai kesetaraan, kebebasan pribadi, dan tanggung jawab pribadi. Fokus kontemporer hubungan-hubungan ini berakar dari karya-karya Rawls (1971). Demikian pula Rawls terinspirasi dari sejarah Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat 1776 dan Deklarasi Perancis tentang Hak Asasi Manusia dan Warga Negara (1789). Sebagai awalan, kita dapat mendefinsikan LE secara negatif […]