Tag: Pemikiran tokoh
Kebaikan Absolut Menurut Ibnu Sina
Kebaikan Absolut Setiap sesuatu yang eksistensinya hakiki, ketika mencapai suatu kebaikan, maka secara naluriah ia mencintai kebaikan absolut tersebut. Terutama sesuatu kebaikan itu menyumbang profit (keuntungan) bagi karekteristik eksistensinya, seperti dorongan hewan untuk makan dan berkembang biak. Begitu pula, hal ini merealisasikan bahwa upaya imitasi (meniru sesuatu dari pengalaman) dan pendekatan terhadap sebagian eksistensi dapat […]
Negara dalam Pemikiran Tokoh Abad Renaisans
Membicarakan negara adalah salah satu topik filsafat politik yang tak pernah habis. Sepanjang sejarahnya, negara dirumuskan dengan macam-macam persepsi oleh para filsuf. Dalam diskursus filsafat, negara pertama kali mendapat tempat pada masa Yunani Klasik yang dibuka oleh Socrates. Kemudian dikembangkan oleh Plato dan Aristoteles. Filsafat Pasca Aristoteles kurang menaruh fokus terhadap negara terlebih pada masa […]
Martin Heidegger
“Siang hari dengan pendarnya menaja Dasein peluang perihal tanda. Malam hari menarik segala peluang ini.” (Heidegger, Being and Time) Secara harfiah Dasein artinya berada-di-sana (being there). Heidegger menciptakan istilah yang sangat khas merujuk kepada manusia. Menurut Martin Heidegger (1889-1976), manusia mengalami keterlemparan keberadaan (faktisitas). Kita tidak bisa menentukan lahir di mana atau dari rahim siapa. […]
